Yah,ditilik dari sifat Q yang kekanakkan dan rasa jealous Q yang begitu besar, akan sulit untuk Q jauh dari dia.
Tapi,seiring berjalannya waktu aQ merasa bahwa cinta itu terkadang dibutuhkan sebuah pengorbanan. Entah berwujud apa. Yah,meski jujur sampai sekarang rasa jealous Q yang masih saja besar terhadapnya tidak membuat Q se-egois dulu.
Bahkan yang ada sekarang, aQ menganggap bahwa hubungan yang dilandasi egois dan rasa jealous yang besar, bukanlah sebuah hubungan yang sehat. Dan kini aQ paham betul rasa seperti itu sebenarnya bisa dengan mudah dihilangkan.
Seperti apa yang aQ rasakan saat ini. Yah,tahap dimana aQ sudah rela melepaskannya asal dia bahagia.
Mungkin dulu aQ akan bersikap egois dengan tidak mau melepaskannya meskipun dia akan lebih bahagia jika tidak bersama Q.
Tapi,untuk saat ini aQ sudah yakin untuk rela melepaskannya asal dia bahagia.
Jadi,tidak akan ada alasan bagi Q untuk terus bersamanya,jika memang dia tidak bahagia bersama Q. =)